Tampilkan postingan dengan label Wisata Malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Malam. Tampilkan semua postingan
Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung favorit di Indonesia yang sudah terkenal ke mancanegara, dengan keindahannya banyak menarik wisatawan dan pendaki untuk menjejakan kakinya di puncak rinjani. Gunung dengan ketinggian 3.762 m.dpl ini terletak di utara Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung rinjani merupakan gunung tertinggi ketiga setelah Jayawijaya di Papua dan Kerinci di Sumatera.

Keberadaan danau kawah akan menjadi cerita indah tersendiri, danau Segara Anak dengan airnya yang berwarna hijau kebiruan, sayang agak asam karena bercampurnya air tawar dan air belerang, yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Bagi Suku Sasak danau segara anak merupakan tempat yang Sakral dan Suci.danau ini juga digunakan sebagai tempat Ziarah dan Peribadatan Umat Hindu dan Islam Wettu Telu. Di tepian danau terdapat gunung baru, yang di bernama Gunung Barujari (2.376 m.dpl).

Jalur Pendakian
Mataram merupakan kota persinggahan terakhir untuk menuju Gunung Rinjani, untuk menuju kota mataram dapat ditempuh dengan menggunakan bus atau pesawat terbang. Dari mataram kita bisa langsung menggunakan kendaraan umum atau mencarter kendaraan untuk menuju desa terakhir menuju gunung rinjani.

Jalur Senaru
Jalur Senaru (600 m.dpl) merupakan jalur yang disukai untuk pendakian karena selain jaraknya lebih pendek dan lebih teduh karena kita memasuki hutan tropika yang cukup rimbun, akan tetapi jalurnya cukup menanjak. Untuk menuju desa senaru, dari mataram kita bisa menggunakan kendaraan umum dengan lama perjalanan sekitar 2 jam. Di desa ini sudah banyak tersedia penginapan beserta paket perjalanan wisata gunung rinjani. Untuk memudahkan perjalanan sebaiknya menyewa jasa guide utuk menyamanan dalam perjalanan, untuk informasi dan keterangan lebih lanjut kita bisa menghubungi petugas di pos jaga Taman Nasional Gunung Rinjani.

Setelah melapor pada pos jaga taman nasional di Senaru perjalanan diawali dengan melewati perkebunan penduduk dan mulai memasuki hutan. Setelah melewati 3 pos yang mempunyai jarak tempuh sekitar 5 jam, dari pos 3 (Mondokon Lolak) yang berada pada ketingian 2000 m.dpl kita akan mencapai Pelawangan Senaru setelah berjalan selama 2 jam. Di pelawangan senaru kita bisa melihat Segara Anak dan Puncak Rinjani. Untuk mencapai segara anak kita menuruni bukit yang cukup terjal, dari danau kita menuju Basecamp Segara Anak dengan jarak tempuh sekitar 2 jam.

Dari arah danau untuk mencapai puncak rinjani kita kembali menuju pelawangan senaru, yang merupakan camp terakhir, dipagi harinya sekitar jam 2 pagi kita bisa melanjutkankana perjalanan menuju puncak.

Jalur Sembalun
Sembalun (1.150 m.dpl) merupakan jalur yang cukup mudah dijangkau dengan transportasi umum. Di terminal Kota Mataram. tersedia kendaraan umum jurusan Mataram-Aikmel. Sekitar 1 jam berkendara sampailah di kawasan Aikmel, kemudian dilanjutkan dengan kendaraan umum lainnya menuju pos pendakian sembalun. 
  • Sebagai catatan bagi pemakai kendaraan umum mataram – aikmel sebaiknya berangkat pagi hari, karena kendaraan menuju aikmel hanya sampai pada jam 12.00 saja
Setelah sampai di pos sembalun kita bisa melengkapi perlengkapan yang kita perlukan, karena disini terdapat penyewaan peralatan pendakian serta tersedianya jasa guide dan porter untuk membantu kenyamanan kita dalam mendaki. Setelah melakukan pendaftaran di pos jaga, perjalanan akan diawali dengan memasuki padang savana yang luas dan akan melewati 3 post utama, lama perjalana sekitar 4 jam.
Jalur sembalun merupakan jalur yang landai dibandingkan dengan jalur senaru, akan tetapi merupakan jalur yang sangat berat pula, dikerenakan jalan yang kita lewati berupa hamparan savana yang luas membuat badan kita cepat letih karena sengatan sinar matahari yang terik. Sebelum mencapai pos 3 atau pos Padabalang kita akan dihadapkan pada persimpangan jalan yang memisahkan jalur kanan ke bukit penyesalan dan kekiri ke bukit penderitaan, untuk saat ini jalur yang bisa dipakai adalah jalur penderitaan karena jalur ke bukit penyesalan jalannnya sudah tidak begitu jelas. Dari pos 3 ini kita akan melewati 9 bukit sebelum mecapai Pelawangan Sembalun (2.639 m.dpl).dengan lama perjalanan sekitar 4 jam.

Pelawangan Sembalun merupakan pertigaan atau pos terakhir untuk mencapai puncak atau turun menuju segara anak. Ditempat ini kita bisa medirikan tenda dengan pemandangan danau segara anak dan gunung barujari tepat dibawah kita. Perjalanan menuju puncak dengan meniti bibir kawah merupakan perjalanan yang melelahkan, dengan medan berpasir yang gembur membuat langkah kita terhambat mundur karena bila kita melangkah, setengah langkah kita akan turun, sungguh perjalanan yang meyenangkan diakhir ketinggian 200 meter sebelum puncak
Jalur Torean
Menuju Bayan dari teminal Cakranegara-Lombok dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum selama kurang lebih 3 jam, lemudian diteruskan menuju desa terakhir Torean, lama perjalana 1 jam dengan menggunakan ojek atau dapat juga dengan angkutan truk, akan tetapi truk ini jarang sekali melintas menuju torean.

Di desa torean sudah banyak penyedia jasa porter untuk mempermudah pendakian, karena jarangnya pendaki yang melewati jalur ini sebaik nya kita memakai jasa porter. Melalui jalur torean ini jarang sekali atau bahkan bisa disebut tidak ada pos-pos pendakian seperti jalur-jalur lain. Jalur torean merupakan jalur yang biasa dilewati oleh penduduk sekitar untuk mencapai segara anak, untuk melakukan tradisi/prosesi Pakelem bagi Umat Hindu, jalur ini juga dapat menuju Gua Susu dan Gua Manik yang berada sebelum segara anak.

Untuk memulai pendakian sebaiknya dilakukan pagi hari, karena jalannya agak berbahaya bila kita lakukan perjalanan pada malam hari dan tentu saja sangat disayangkan bila kita tidak menikmati pemandangan dan indahnya tanjakan yang menyesakan dada. Untuk menuju segara anak kita akan melewati satu-satunya post pendakian, yang akan kita tempuh selama 2,5 jam perjalanan melaluai hutan taman nasional. Setelah melewati pos ini kita akan menuju jalan yang berupa lembah yang berada pada sisi utara rinjani yang membawa aliran air sungai dari segara anak melalui kokok putih (nama sungai).

Kita akan mengikuti aliran kokok putih, dengan melalui jalan setapak kecil dan melewati beberapa bukit, kita akan sampai pada Pelawangan Torean dan kita akan turun ke anak sungai kokok putih. Setelah melewati satu bukit lagi kita akan sampai pada kawasan gua dan kolam air panas alami yang berada di segara anak. Waktu tempuh yang diperlukan untuk sampai ke segata anak membutuhkan watu sekitas 8 jam perjalanan.

Untuk mencapai puncak, kita menjajaki tebing selama 4 jam untuk mencapai pelawangan sembalun, dan dari sini untuk mencapai puncak melalui jalur normal sembalun.

Jalur Timbanuh
Untuk menuju desa Timbanuh kita dapat menggunakan kendaraan umum dari mataram kita turun di Masbagik dan dilanjutkan kendaran umum lannya menuju Timbanuh, lama perjalanan kurang lebih sekitar 3 jam berkendara. Di timbanuh sudah banyak tersedia jasa guide untuk mempermudah pendakian tapi layanan paket perjalanan belum ada.

Jalur timbanuh merupakan jalur baru yang diresmikan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), dibandingkan jalur yang sudah ada, jalur timbanuh belum mempunyai sarana yang memadai akan tetapi jalur ini menyediakan kelebihan ketersediaannya air di sepanjang jalur pendakian serta keaneka ragaman flora dan fauna serta jalurnya yang cukup menantang bagi pendaki, Jalur ini hanya memperbolehkan pendaki untuk melakukan pendakian sampai ke Pelawangan Cemoro Rompes dan puncak selatan rinjani, sedangkan untuk jalur ke danau segara anak belum diperbolehkan karena medannya yang curam dan berbahaya. Lama perjalanan dari timbanuh ke pelawangan cemoro rompes sekitar 9 jam perjalanan.

Gunung baru jari dapat kita lihat dengan jelas dari cemoro rompes dibandingankan dari ketiga jalur pelawangan lainnya, karena posisinya paling dekat dengan gunung barujari dan ditempat ini juga terdapat padang edelweis.
Sumber : http://capsulx368.blogspot.com/2010/12/jalur-pendakian-gunung-rinjani.html
 
Kabupaten Gresik merupakan salah satu wilayah yang ada di Propinsi Jawa Timur yang terletak di sebelah utara  kota Surabaya. Jarak Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya +/- 18 Km, waktu tempuh +/- 45 menit.
Kabupaten Gresik memiliki obyek dan daya tarik wisata yang cukup banyak dan potensi untuk dikembangkan, antara lain:
  1. Wisata alam sebanyak 15 obyek yang meliputi: goa, danau, pantai, air terjun dan air panas.
  2. Wisata budaya sebanyak 15 obyek yang meliputi: situs dan purbakala berupa makam dan petilasan.
Obyek-obyek tersebut berada di wilayah daratan dan di wilayah kepulauan Bawean.
Di wilayah daratan obyek dan tarik wisata Pulau Bawean banyak berupa wisata alam.

  • Telaga Ngipik / Giri Wana Tirta
Telaga Ngipik terletak di Kawasan Industri Gresik. Di lokasi ini telah dikembangkan wisata air, pengunjungnya dapat menikmati keindahan panorama dengan menaiki perahu karet mengelilingi telaga. Selain itu pengunjung juga dapat memancing ikan di Giri Wana Tirta ini.
Daya tarik lainnya, telaga Ngipik digunakan juga sebagai tempat latihan ski air, bahkan pernah dijadikan ajang kejuaraan Daerah Ski Air Jawa Timur pada tahun 1999. Fasilitas lain yang tersedia adalah kafetaria dan panggung hiburan rakyat untuk menggelar dan menampilkan berbagai hiburan pada hari-hari tertentu.
Telaga Ngipik terletak sekitar 1,5 Km ke arah barat Alun-alun Kota Gresik
 
  • Pantai Delegan
Pantai Delegan terletak di desa Delegan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, sekitar 3 Km dari ibu kota kecamatan. Pantai Delegan sangat cocok untuk wisata pantai, lomba perahu atau memancing. Pantai berpasir putih ini setiap bulan Agustus diadakan atraksi wisata berupa perlombaan yang terkait dengan wisata bahari.


  • Air Panas Kebundaya
Terletak di Desa Sawah Mulya Kecamatan Sangkapura dan berada di tengah kota sekitar 200M dari jalan raya sehingga sangat mudah untuk mencapai lokasi.
Daya tariknya adalah air panas kebundaya merupakan sumber air panas alam berkadar belerang yang berguna untuk terapi kebugaran. Tempat ini telah diberdayakan oleh masyarakat dengan membangun tempat mandi umum dan tempat berendam. Banyak orang dari berbagai daerah telah meyakini dan membuktikan bahwa mandi air panas di tempat ini dapat menyembuhkan penyakit rheumatik, penyakit kulit dan lain-lain.
  •  Pantai Terosan
Terletak di sebelah utara Pulau Selayar. Daya tarik untuk menuju tempat tersebut adalah indahnya panorama alam sepanjang jalan. Bisa ditempuh melalui laut dan darat.
Daya tariknya adalah sumber airnya sangat besar dan diyakini bisa menyembuhkan penyakit rheumatic dan penyakit kulit. Dengan keindahan yang dihiasi aneka tumbuhan dan semak-semak serta pohon nyiur, tidak jauh dari tempat itu tersedia pesanggrahan untuk beristirahat. Letaknya sekitar +/- 4 Km.
  • Pulau Selayar
Pulai ini merupakan gunung yang berada di tengah laut, terlepas dengan daratan Pulau Bawean. Daya tariknya adalah bila air laut surut, pelancong bisa berjalan kaki mengelilingi pulau tersebut sambil menikmati terjangan ombak kecil dan desiran angin laut. Sekeliling pulau di tengah laut ini penuh dengan pemandangan batu karang dan semak belukar. Dapat dicapai dengan transportasi laut maupun darat sejauh +/- 4.5 Km.




inilah salah satu obyek wisata di kota Gresik...












Beri Bu kotakan Nganjuk, Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Jombang di timur, Kabupaten Kediri dan Ponorogo di selatan, dan Kabupaten Madiun di barat. Kondisi geografis Nganjuk merupakan dataran rendah dan pegunungan, Kabupaten Nganjuk memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman pangan maupun tanaman perkebunan sehingga sangat menunjang pertumbuhan ekonomi dibidang pertanian. Asal mula nama Nganjuk berawal dari Anjuk Ladang, yang dalam bahasa Jawa kuno berarti tanah Kemenangan, dan sudah ada sejak tahun 859 Caka atau 937 Masehi. Alur sejarah Kabupaten Nganjuk adalah berangkat dari keberadaan kabupaten Berbek dibawah kepemimpinan Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo 1. Dimana tahun 1880 adalah tahun suatu kejadian yang diperingati yaitu mulainya kedudukan ibukota Kabupaten Berbek pindah ke Kabupaten Nganjuk.

AIR TERJUN SEDUDO
Air Terjun Sedudo adalah sebuah air terjun dan obyek wisata yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibukota kabupaten Nganjuk. Berada pada ketinggian 1.438 meter dpl, ketinggian air terjun ini sekitar 105 meter.
Setiap Tahun Baru Jawa, air terjun Sedudo dipergunakan untuk upacara ritual, yaitu memandikan arca dalam upacara Parna Prahista, yang kemudian sisa airnya dipercikan untuk keluarga agar mendapat berkah keselamatan dan awet muda. Hingga sekarang pihak Pemkab Nganjuk secara rutin melaksanakan acara ritual Mandi Sedudo setiap tanggal 1 Suro.

AIR MERAMBAT RORO KUNING
Air Merambat Roro Kuning Desa Bajulan terletak kurang lebih 23km selatan Kota Nganjuk,Jawa Timur. Air Merambat Roro Kuning merupakan kawasan hutan pinus yang indah yang Memiliki sungai yang jernih dan air terjun yang menakjubkan di antaranya: Air Terjun Roro Kuning yang dekat dengan museum Panglima Sudirman. Air Terjun Pacoban Ngunul setinggi + 75m dan pacoban Lawe + 95m


JURANG GATHUK
Jurang gathuk adalah sebuah jurang yang merupakan perpaduan dari lereng yang menyempit dan ada aliran air yang jernih juga ada kolam yang alami berada disana di kecamatan pace, sengkolak di desa gondang.  

GUA MARGOTRISNO
Gua Margo Tresno yang alam sekitarnya mempunyai panorama pegunungan yang cukup indah dan sejuk terletak di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngluyu 35Km arah utara pusat kota Nganjuk.Jawa Timur. Sangat cocok di kunjungi bagi para petualang. Sejauh 650m sebelum masuk pintu gua lawa terdapat kolam ubalan yang yang airnya begitu jernih. Luas gua lebih kurang 15×50m, dan berhubungan dengan Gua Lemah Jeblong. Di sekitar Gua Lawa terdapat Gua Gondel. Gua Bale, Gua Pawon.

CANDI NGETOS
Lokasi Candi Ngetos berjarak sekitar 17 kilometer dari kota Nganjuk ke arah selatan, yaitu di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos. Diperkirakan candi ini didirikan pada abad ke-15, pada zaman Majapahit. Di duga, candi ini dibangun untuk tempat pemakaman Raja Majapahit, yaitu Prabu Hayam Wuruk. Candi Ngetos dibangun menggunakan batu bata merah.

CANDI LOR
Candi Lor di desa Candirejo, Kecamatan Loceret yang dibangun oleh Mpu Sindok pada tahun 859 Caka atau 937 M sebagai Tugu Peringatan kemenangan atas peperangan melawan musuhnya dari Melayu. Di sini juga terdapat batu bertulis yang memuat sebutan (toponimi) yang sangat dekat sekali ucapannya dengan Nganjuk, yakni Anjuk Ladang. Candi Lor ini merupakan bukti sejarah tentang keberhasilan Mpu Sindok mengalahkan musuhnya, dan sekaligus menandai berdirinya Kota Nganjuk.

MONUMEN Dr. SOETOMO
Monumen yang menempati tanah seluas ± 3,5 ha, merupakan tempat kelahiran Dr. Sutomo (pendiri Boedi Oetomo). Secara keseluruhan, kompleks bangunan ini terdiri dari patung Dr. Soetomo dalam posisi duduk dan sedang membuka buku, menggambarkan beliau seorang cendekiawan yang sedang memperdalam ilmu pengetahuan. Tinggi patung ± 4m, kemudian pendopo induk berbentuk joglo berukuran 20 x 20 m yang pada hari-hari tertentu dimanfaatkan untuk rapat/pertemuan, sarasehan, pentas atraksi kesenian, tempat rekreasi dan perkemahan.     












































Kota Kediri adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota Kediri dengan luas wilayah 63,40 Km2 terbelah Sungai Brantas yang membujur dari selatan ke utara sepanjang 7 kilometer. Kota Kediri merupakan satu-satunya kota di Jawa Timur yang mempunyai 2 gunung yaitu : Gunung Klotok dan Gunung Maskumambang.
Di kota ini jugalah, pabrik rokok kretek PT. Gudang Garam berdiri dan berkembang.

SIMPANG LIMA GUMUL
Monumen Simpang Lima Gumul terletak di Desa Tugurejo, Kec. Gampengrejo, Kab. Kediri. Daerah Simpang Lima adalah tempat bertemunya arus lalu lintas dari lima arah. Dari arah Kediri, Pare, Pagu, Pesantren dan Gurah. Di tengah-tengahnya adalah Monumen Simpang Lima Gumul.
Bangunan berbentuk segi empat setinggi 30 meter ini menghiasai bunderan yang merupakan titik pusat simpang lima ini. Letak simpang lima Gumul ini sendiri sebenarnya bukan berada di tengah-tengah kota tetapi justru berada agak pinggiran. Letaknya dari kota Pare sebagai ibukota Kabupaten Kediri malah sangat jauh, lokasi ini justru lebih dekat dari Kota Kediri  yang merupakan ibukota Kodya Kediri.Pembangunan Trade Center Simpang Lima Gumul, merupakan tahap  awal Pemerintah Kabupaten Kediri untuk membangun  Pusat Perdagangan yang sekaligus menjadi pusat rekreasi .  Pada masa yang akan datang diharapkan akan menjadi sebuah “ kota baru”  bagi Kabupaten Kediri. Untuk tahap awal  Trade Center ini dibangun diatas tanah  seluas 37 Hektar .

GUNUNG KLOTOK

Mungkin bisa jadi Kediri adalah satu-satunya kota madya yang mempunyai gunung di Indonesia, namun gunungnya juga gak begitu tinggi, namanya Gunung Klotok. Berada di kecamatan Mojoroto dipinggir kota namun gak jauh dari pusat kota. Hanya butuh 10 menit perjalanan saja untuk kesana. Tempatnya mudah dijangkau dan tidah sulit menemukannya. Gunung  Klotok merupakan komplek tempat wisata unggulan di kota Kediri. Disana terdapat berbagai macam tempat dan sarana yang bisa dikunjungi. Mulai dari kolam renang dan wahana bermain keluarga yang sampai saat ini masih finishing pembangunannya, ada Goa Selomangleng yang merupakan situs sejarah kerajaan Kediri, ada Museum Airlangga yang didalamnya terdapat berbagai macam koleksi patung-patung peninggalan kerajaan Kediri, ada petilasan Mbah Boncolono yang berada di atas bukit Maskumambang yang bisa ditelusuri dengan tangga untuk menuju puncaknyan  dan masih banyak lagi.

GOA SELOMANGLENG
 
Sepintas tidak ada yang istimewa di gua batu ini, keunikan baru terlihat begitu mendekati pintu gua. Beberapa meter dibawah mulut gua terdapat beberapa bongkahan batu yang berserakan. Sebagian diantaranya terdapat pahatan, menandakan bahwa tempat ini sudah pernah disentuh manusia. Berbagai corak relief menghiasai dinding luar gua, diantaranya ada yang berbentuk manusia.
Melongok ke dalam gua, suasana gelap gulita dan aroma dupa yang cukup menyengat datang menyambut pengunjung. Tidak heran bila ada beberapa pengunjung yang takut atau berfikir panjang sebelum memutuskan untuk memasukinya. Kesan mistis terasa kental sekali saat berada di dalamnya. Beberapa pengunjung nampak buru-buru keluar setelah tidak lama memasuki ruang karena, dikarenakan tidak kuat dengan aroma dupa yang menyengat.
Gua yang terbuat dari batuan andesit ini menjadikannya kedap air. Tidak ada stalagtit maupun stalagmit yang umum dijumpai pada gua-gua alam. Terdapat tiga ruangan dalam gua, dari pintu masuk kita akan tiba di ruangan utama yang tidak begitu lebar dengan sebuah pintu kecil di sisi kiri dan kanan untuk menuju ruangan lain dari dalam gua.
Di dalam gua ini banyak sekali dijumpai relief yang menghiasi dinding gua. Diperlukan penerangan tambahan untuk bisa melihatnya dengan jelas. Saya sendiri menggunakan sinar lampu dari telepon genggam yang kebetulan bisa difungsikan sebagai lampu penerangan (senter). Pada dasar lantai banyak sekali ditemukan bunga-bunga sesajen berwarna merah dan kuning yang masih segar. Suatu pertanda bahwa tempat ini cukup sering digunakan untuk mengasingkan diri, bertapa atau tirakat bagi kalangan masyarakat tertentu.
Memasuki ruangan sebelah kiri dari pintu masuk gua, pengunjung mesti sedikit merangkak dikarenakan ukuran pintunya yang cukup kecil. Ketika mencoba memasuki ruangan tersebut, praktis cahaya yang ada semakin minim dikarenakan tidak adanya penerangan pada ruang tersebut. Ditambah ruangannya yang kecil dengan atap yang rendah sehingga kesan sempit dan sumpek mendominasi suasana dalam ruangan tersebut. Sulit kali untuk melihat apa saja yang ada di dalam ruangan tersebut. Ketika mencoba menelusuri dinding gua dengan penerangan dari telpon genggam, barulah terlihat bahwa bagian dalam gua tersebut juga memiliki relief-relief yang senada dengan bagian luar gua.
Berbeda dengan ruang sebelah kiri gua, pada sisi kanan gua, terdapat relief pada bagain atas dari pintu masuk. Mirip dengan relief yang sering menghiasi bagian atas dari pintu masuk candi. Ruangan ini sedikit lebih lebar dari sisi kiri. Pada dinding gua, terdapat bagian yang menonjol dengan cerukan kecil dibagian bawahnya, membentuk tungku. Sebatang dupa yang masih menyala nampak berada di dalam tungku tersebut, menebarkan aroma menyengat yang memenuhi seluruh ruangan. Relief-relief yang ada masih bisa terlihat cukup jelas untuk dinikmati.

 TOTOK KEROT

Arca Totok Kerot setinggi tiga meter ini diduga merupakan peninggalan dari Kerajaan Kediri atau Panjalu (1042-1222) yang beribu kota di Daha (baca: “Doho”), atau sekitar Kota Kediri sekarang ini. Dugaan ini berasal dari adanya lambang Kediri berupa ornamen tengkorak di atas bulan sabit pada dahi atas Arca Totok Kerot, yang disebut Candrakapala. Arca Totok Kerot ini memakai ornamen tengkorak pada lengan, anting kiri kanan, dahi dan juga untaian kalung di lehernya. Kepalan tangan kanan Arca Totok Kerot ini terlihat telah hancur tidak berbentuk. Arca Totok Kerot ini sebelumnya terbenam di bawah tanah ketika ditemukan penduduk pada 1981, dan baru sepenuhnya diangkat pada 2003.
Pepohonan di sekitar Arca Totok Kerot tidak cukup untuk menaungi pengunjung dari sengat matahari Kediri yang terik, namun cukup untuk memberi keasrian situs itu. Arca Totok Kerot yang terbuat dari batu andesit utuh ini kakinya terlihat dihiasi dengan lilitan ular bermahkota di kepalanya. Rambut gimbal Arca Totok Kerot, yang memang merupakan sebuah arca raseksi (raksasa perempuan). Legenda setempat menceritakan bahwa Arca Totok Kerot adalah jelmaan seorang putri cantik dari Lodoyo, Blitar yang dikutuk oleh Sri Aji Jayabaya setelah dikalahkan dalam adu kesaktian lantaran keinginannya untuk diperistri Raja Kediri itu ditolak.

 AIR TERJUN DOLO

Air Terjun Dolo terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah. Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik. Puas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti. Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter.


Wisata Jombang- Kabupaten Jombang adalah kabupaten yang terletak di bagian tengah Provinsi Jawa Timur. Luas wilayahnya 1.159,50 km², dan jumlah penduduknya 1.201.557 jiwa (2010). Pusat kota Jombang terletak di tengah-tengah wilayah Kabupaten.

memiliki ketinggian 44 meter di atas permukaan laut, dan berjarak 79 km (1,5 jam perjalanan) dari barat daya Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Jombang memiliki posisi yang sangat strategis, karena berada di persimpangan jalur lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya-Madiun-Jogjakarta), jalur Surabaya-Tulungagung, serta jalur Malang-Tuban.

Batas Wilayah Jombang:Bagian Selatan Berbatasan dengan Kabupaten Kediri,Serta Kabupaten Malang. Sebelah Timur Berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto. Sebelah Utara dengan Kabupaten Lamongan dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk.
Beberapa Tempat Objek Wisata Di Kabupaten Jombang:


Wisata Air Terjun Tretes .Menikmati keindahan alam wisata air terjun Tretes di Dusun Pengajaran, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang Jawa Timur. Tinggi air terjun Tretes sekitar± 150 meter dan terletak pada ketinggian ± 1700 meter di atas permukaan laut.

Untuk menikmati pemandangan alam yang mempesona di air terjun Tretes ini pengunjung diharuskan berjalan kaki sepanjang ± 5 km menuju tempat lokasi. Jalan yang tidak mudah ditempuh melewati bukit dan sungai. Jalan hanya berupa jalan setapak tanpa penunjuk arah apapun.

Licin dan berbatu. Naik dan turun, tetapi justru di situlah tantangannya. setelah lelah berjalan dan mendaki anda akan disuguhi pemandangan air terjun yang sangat mempesona. Air terjun yang mengalir dari pegunungan, hutan yang hijau, serta pegunungan berbatu akan menghipnotis anda dalam sekejap.

Dikarenakan susahnya menuju ke tempat lokasi sehingga masih jarang sekali pengunjung yang berwisata ke Tretes. Tetapi tidak jarang pula air terjun Tretes dijadikan tempat berkemah bagi pecinta alam.

Jalur tercepat menuju ke Desa Galengdowo adalah melewati wilayah kabupaten Kediri ke Kandangan. Setelah sampai di pasar Kandangan belok kiri di pertigaan. Di sana anda bisa tanya kepada penduduk sekitar arah menuju Galengdowo.Wisata Indonesia Surga Dunia.


Sumber Penganten ini terletak sekitar 1 kilometer dari arah pusat Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang,Jawa Timur.

Lokasi Sumber Penganten sangat jauh dari keramaian, tapi tidak terpencil, mudah dijangkau kendaraan apapun. Mempunyai hamparan parkir yang luas dan tentu saja aman

Wisata Indonesia Surga Dunia

 Tirta Wisata Keplaksari, nama Tirta Wisata diambil dari bahasa Jawa yang berarti Wisata Air. Taman buatan yang dibuat untuk tempat rekreasi keluarga bagi warga Jombang dan sekitar. Tirta Wisata Keplaksari lebih dikenal dengan nama Keplaksari. Taman buatan dengan danau buatan di tengah dan kolam pancing bagi yang hobi dengan memancing. Kolam renang untuk berenang anak-anak dan orang dewasa. Untuk yang hobi dengan tenis terdapat lapangan tenis juga.

Pada hari-hari libur besar Tirta Wisata Keplaksari sering digunakan untuk konser-konser musik. Rekreasi yang murah dengan akomodasi yang sangat memadai. Dengan tiket masuk taman sebesar Rp. XXXX anda sudah bisa menikmati pemandangan taman buatan yang indah. Untuk masuk kolam renang anda harus membayar ekstra yang juga sangat murah

Tirta Wisata Keplaksari sangat mudah dijangkau karena letaknya persis tepat dari gerbang selatan masuk kota Jombang arah timur dari Surabaya-Mojokerto.Jawa Timur. Dari terminal Kepuhsari pun letaknya sangat dekat, angkutan umum dengan rute kota-kota semua melewati Tirta Wisata Keplaksari.Wisata Indonesia Surga Dunia.

Candi Arimbi atau nama Candi Caungkup Pulo terletak di dusun Ngrimbi, desa Pulosari, kecamatan Bareng,Kabupaten Jombang,Jawa Timur. Nama Arimbi diambil dari tokoh pewayangan Dewi Arimbi istri dari Raden Werkudoro. Candi yang dibangun sekitar abad 14 jaman Majapahit ini melukiskan Tribuwana Wijaya Tungga Dewi, Raja Majapahit masa pemerintahan 1328-1350 M.

Candi Arimbi bercorak Hindu kental dengan luas 896,56 m2. Bangunan kokoh terdiri dari batu andesit sedangkan pondasinya dari batu bata. Tinggi candi ± 10 m, lebar ± 6 m dan panjangnya ± 8 m. Candi ini mempunyai ruangan pusat tempat Arca Purwati dan arcanya sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Letak Candi Arimbi berada di tepi jalan raya Mojoagung-Wonosalam. Candi Arimbi dibuka untuk umum dan gratis untuk memasuki lokasi Candi Arimbi.Wisata Indonesia Surga Dunia.

Goa Sigolo Golo,Terletak di Desa Panglungan, Dusun Sranten, Kecamatan Wonosalam,Kabupaten Jombang Jawa Timur. Jarak dari Mojoagung sekitar 28 km.
Tugu Jogja
Matahari telah meninggalkan peraduannya, langit di barat telah berwana merah. Tanda malam akan segera tiba, rata-rata semua jalan raya di Jogjakarta padat kendaraan. Jogja tidak pernah mati pada malam hari. Banyak tempat yang bisa dituju untuk menghabiskan malam.
Nasi bakar potret yang terletak di taman kuliner sleman kini tersedia menu aneka penyetan dan bakar bakar. Yang spesial adalah paket Nasi Bakar + Nila Bakar dengan harga hanya 6.500. Datang dan nikmati baru kami dan rasakan sensasi pedasnya sambal bawang khas kami. Selain iru tersedia aneka penyetan dan yang pastinya wenak.... Ajieb....